Sederet Penyebab Jerawat Muncul di Area Vagina

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

RUBRIK

Sederet Penyebab Jerawat Muncul di Area Vagina

Rabu, 10 Juni 2020
Kabarduniamaya.com -  Jerawat tidak hanya bisa muncul di wajah ataupun punggung kita lho, tapi juga di area sekitar vagina. Jerawat yang tumbuh di sekitar area kewanitaan, disebabkan oleh berbagai hal. Bahkan bisa dari kebiasaan yang sering kita lakukan sehari-hari, seperti mengguankan pakaian yang terlalu ketat.

Dikutip dari Womenshealth.com, seorang dermatologis bernama Angela Lamb, MD mengatakan bahwa setidaknya terdapat empat hal yang menyebabkan jerawat tumbuh di sekitar vagina. Agar lebih tahu, yuk cek penyebabnya di bawah ini!

Keringat

Ketika sedang berkeringat, area vagina akan menjadi lembap. Kondisi yang lembap menjadi tempat yang disenangi oleh bakteri untuk berkembang. Keringat dan bakteri pun akan menyumbat pori-pori yang ada di daerah kewanitaaan dan menjadi pemicu tumbuhnya jerawat.

Meski begitu, kita bisa mencegahnya dengan rajin mandi dan mengganti pakaian dalam, apalagi jika kita baru saja selesai melakukan aktivitas yang memicu keringat berlebih, seperti olahraga.

Mencukur bulu kemaluan

Tanpa kita sadari, terkadang saat mencukur bulu kemaluan terdapat goresan berukuran kecil yang bisa menjadi tempat bakteri berkembang. Proses mencukur bulu vagina ini, dapat menyebabkan follucilitis yang memicu jerawat.

Menggunakan pakaian yang ketat

Penggunaan pakaian yang terlalu ketat dapat menjadi penyebab jerawat tumbuh di area kewanitaan kita. Pasalnya, pakaian yang ketat tersebut membuat keringat jadi terperangkap, bakteri berkembang, dan akhirnya memicu jerawat untuk tumbuh.

Oleh karena itu, usahakan untuk tidak terlalu sering menggunakan pakaian yang terlalu ketat dan lebih baik memakai celana yang lebih longgar, untuk menghindari tumbuhnya jerawat di vagina.

Waxing

Proses waxing dapat menghilangkan seluruh rambut kemaluan dan bisa menyebabkan jerawat tumbuh di sana. Ketika cairan waxing mengangkat bulu kemaluan, maka pori-pori bekas tumbuhnya rambut tersebut menjadi terbuka dan mengakibatkan bakteri dapat masuk dengan mudahnya. Kemudian, saat rambut sudah kembali tumbuh, maka ada kemungkinan bakteri juga turut masuk dan menyebabkan jerawat.(*)